Ketua DPD : DPR Itu Serba Uang

Ketua DPD : DPR Itu Serba Uang


Enggan Berbagi Kewenangan karena Tak Ada Tawaran Menguntungkan

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita menuding sinis DPR. Menurut dia, DPR itu serbauang.

Mantan menteri pertambangan dan energi pada era Soeharto tersebut memperkirakan, usul amandemen UUD yang meminta DPR berbagi kewenangan dengan DPD diganjal dewan karena tidak ada tawaran menguntungkan.

“Usul amandemen adalah upaya besar, tapi tanpa uang. Padahal, untuk mengegolkan undang-undang saja, DPR perlu uang,” ujar Ginandjar dalam buka puasa bersama kelompok DPD di MPR, Jakarta, kemarin (19/9).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud serta sejumlah pakar seperti Sri Soemantri, Satya Arinanto, Deny Indrayana, Cecep Effendi, Syamsudin Haris, Umar Juoro, Sukardi Rinakit, dan Marwah Daud Ibrahim. Mereka dimintai pendapat mengenai usul amandemen UUD 1945, khususnya pasal 22D tentang peran dan kewenangan DPD.

Menurut Ginandjar, fraksi-fraksi di DPR menolak usul amandemen karena tidak ada manfaat langsung yang diterima parpol-parpol. Bahkan, jika amandemen gol, sejumlah hak istimewa parpol akan berkurang karena ada share (pembagian) kewenangan yang seimbang antara DPR dengan DPD. “Mereka (parpol-parpol) tentu bertanya, kami dapat apa,” ungkapnya. Baca lebih lanjut

Mafia “Geng Sembilan” di Indonesia

Sekilas:

Mafia “Geng Sembilan” di Indonesia DI dunia remang-remang, nama “Gang of Nine” menjadi legenda. Dibekingi Keluarga Cendana dan petinggi militer, segala sepak terjangnya hampir tak tersentuh. Taipan Tommy Winata-bersama Sugianto Kusuma alias Aguan-disebut-sebut sebagai godfather-nya. Bisnis mereka terentang dari properti hingga judi, dari obat terlarang hingga otomotif.
Baca lebih lanjut

Ari Sigit, bisnis & “keluarga bebas narkoba”.

Ari Sigit anak dari Sigit Harjoyudanto Suharto (anak kedua soeharto), orang yang diduga sebagai Raja Narkoba nomor 1 di Indonesia dan nomor 2 se-Asia Tenggara. Diperkirakan -bahkan- total kekayaan yang diperoleh dari ladang narkotik sampai melebihi pengusaha busuk Tommy Winata (Mafia Indonesia). Pernah digadang-gadang sebagai buruan nomor 1 seluruh mafia diLas Vegas. Dikarenakan hutangnya dimeja roulet&bakaret Las Vegas sebesar US$20,000,000 (tahun 1980), Ritz London US$60,000,000, dan jutaan lainnya yang diperkirakan total sebesar US$250,000,000 (untuk kurs sekarang diperkirakan hampir sekitar US$2,000,000,000 atau 2 Milyar Juta Dollar!.)

Salah satu aktifitas pelarian “uang darah rakyat indonesia” yang terbesar selain dana BLBI diSingapura yang lebih tragisnya menguap begitu saja dimeja-meja judi negara asing. Kasus terakhirnya adalah tembak menembak dengan gangster australia diVictoria yang menewaskan 2 bodyguard kerabat soeharto ini.

DATANG JUGA
GILIRAN SANG CUCU
Ari Sigit, cucu presiden Soeharto, diberi hak monopoli tata niaga Baca lebih lanjut

GAYA HIDUP ZINA POLITIKUS INDONESIA!

Tentang bagaimana zina dan boroknya moralitas mewabah dinegri kita, awal sejarah dimulai dari permainan seks Bung Karno di Russia yang melegenda, Gus Dur dengan “aspirasi bawah”-nya, Zarima si Ratu Ektasi sampai Bapak Agama GOLKAR; Yahya Zaeni!!

Baca lebih lanjut

Penjajahan Timor-Timur! Perbudakan oleh “bangsa” sendiri

Arsip tentang bagaimana indonesia berperilaku biadab kepada saudaranya (dulu) Timor Timur, menjajah dan romusha dihidupkan disana tanpa sepengetahuan rakyat diluar pulau terkutuk itu.

Disini pula anda akan melihat betapa kotornya tangan-tangan keluarga ©endana, benny moerdani, pengusaha probosutedjo & pengusaha lainnya, jendral prabowo. Dimana mereka menikmati harta rampasan&kekayaan hasil alam rakyat tim-tim dengan jalan yang sangat menjijikan!!

Baca lebih lanjut

Bisnis Kotor Singapura (©li©k! me to enter)

 ALERT!

Kenapa?apa indosat lagi?apakah sebenarnya yang terjadi? ©u©i uang gaya baru / korupsi berjamaah ala singapur-pemerintah?
———————–

Pemerintah Singapura (Temasek) berhasil menguasai Indosat setelah penandatanganan kontrak jual beli, sales purchase agreemant (SPA) antara Meneg BUMN Laksamana Sukardi dan Indonesian Communications Limited (ICL) pada 15 Desember 2002. Kementerian BUMN secara resmi menyatakan bahwa pembeli 41,94 persen saham Indosat adalah Singapore Technologies Telemedia (STT), tanpa nama menyebut-nyebut ICL. Padahal dalam SPA nama perusahaan ‘siluman’ ICL jelas tercantum, yang merupakan perusahaan berbadan hukum asing dan berkedudukan di Mauritius. ICL muncul secara tiba-tiba saat SPA akan ditandatangani.

Baca lebih lanjut

60% itu urusan soeharto

Selamat Jalan Pak Benny; Patriot "24 Karat" !

Benny Moerdani: yang 60% Itu Urusannya Pak Harto
Oleh Wartawan "SH"
Daud Sinjal

JAKARTA - Untuk L.B.Moerdani, Presiden menggunakan hak prerogatifnya
dengan sempurna.
Ia diangkat menjadi Panglima ABRI dengan melangkahi dua lapis seniornya,
tanpa pernah menjadi Pangdam, dan di struktur TNI, dia baru di jenjang
asisten.
 Baca lebih lanjut