Diskusi dan Uneg-Uneg anda

Yuuk kita diskusi tentang mulut kotor, penyakit serakah, penanganan dan rekonstruksi-nya. Kalau ada yang mau bertanya atau mau membuat pernyataan politik, caci maki saya. Silahkan di tulis disini, gini clue-nya:

Keluhan-nya apa, sejak kapan menderita keluhan tersebut, dimana sakitnya, apakah keluhan tersebut bertambah pada keadaan tertentu?🙂 Sudah di lakukan upaya apa baik dari dalam (anda/keluarga sendiri), pemerintah, atau media? trus keterangan lainnya yang menunjang. Bila ada ungkapan ketidak-sukaan anda terhadap suatu birokrat, pejabat, pengusaha, polisi atau sebagainya silahkan tuangkan disini. Serta masukan untuk kemajuan pendidikan, kesehatan, militer, ekonomi dan pemahaman sosial :

Semua saran & kritik wajib kita suarakan, hal yang berguna untuk indonesia kita, Maju!!

Bila ada informasi, artikel, atau berita yang ingin anda sampaikan atau tampilkan disitus ini.

Silahkan sampaikan ke:  pheonix_rhyme@yahoo.com

Hanya informasi valid & akurat yang akan kami tampilkan, harap gunakan bahasa yang baku & sopan. 

15 Komentar

  1. kenapa ya abis reformasi kok makin parah kehidupan di negeri ini !!! apa yang salah ???

  2. beras makin mahal, minyak tanah menghilang, kerjaan gak ada, bisnis seret, dan bla…bla…. lain nya. di mana wahai pejabat negara ini, sedang mikir urusan rakyat atau lagi pesta pora, main ‘gila’ di *****

  3. Reformasi di Indonesia itu ibaratnya revolusi, yang berarti dimulai dari 0 lagi. Masih banyak yang harus dibenahi dari sistem kelembagaan, administrasi negara, peraturan-peraturan dan bahkan konstitusi kita, UUD’45.

    Berdasarkan grafik, kemungkinan tahun 2020 kita bisa berdiri mantabh🙂 (belum berjalan atau berlari ya, tapi berdiri diatas kaki sendiri). Yah, marilah kita doakan agar bangsa ini akan menjadi semakin baik, dan berharap agar elite-politik mau memikirkan kehidupan rakyatnya, bukan perut/keluarga/gundik/pendukungnya saja.

  4. Indonesia adalah sebuah bangsa yang berkepribadian ketimuran, yang perlahan-lahan diskriminasi akan budaya kita sendiri oleh orang kita sendiri-lah yang sedang kita hadapi… tapi jangan kuatir, sesaat kedepan budaya Timur akan kembali bangkit dalam cakupan pemahaman wawasan Nusantara yang sebenarnya, pertanyaannya adalah sesiap apakah kita menghadapi kebangkitan budaya kita sendiri???…
    yang kedua yang saya garis bawahi adalah Indonesia menganut sebuah paham Demokrasi yang salah kaprah, karena jika tidak dalam perspektif yang benar, tidak pernah ada sebuah negara bisa maju dengan membawa panji demokrasi, negara demokrat seperti russia hanya akan menjadi “bad story” sisa-sia peradapan saja… jika kita bicara sebuah demokrasi terpimpin, maka siapa yang meminpin? juga bila kita bicara sebagai demokrasi pancasila, apakah paham dan makna pancasila, UUD 45, kebinekaan yang satu itu masih kita anut? jawabannya 90% tidak saudara…
    Jika masih ada unek-unek dll. saya mengajak semua kalangan untuk kita sama-sama duduk bersama, call me via: mirzasatria@yahoo.com or mirzakusatriaku@yahoo.com

  5. Kalau Indonesia mau maju, ada beberapa hal penting yang harus diperhatihan (menurut saya)
    Hal yang pertama adalah: Bertobatan seluruh pemimpin bangsa yaitu Pemerintah (ekskutif) dan legislafit dari pusat sampai ke daerah pelosok dan perbaikan pendidikan.
    Hal yang kedua adalah: pimpinan agama/ alim ulama harus membentuk moral umatnya dengan pengajaran-pengajaran yang benar sesuai dengan kitab sucinya tanpa ada provokasi.
    Hal yang ketiga adalah: tergandung pada rakyatnya, membuka hati untuk menerima kemajuan atau tidak.

    Kemajuan suatu negara tergantung pada moral dan sumber daya manusia rakyatnya. Selama bangsa indonesia belum melaksanakan dengan sungguh-sungguh pembentukan moral dan mencerdaskan rakyatnya jangan bermimpi untuk kemajuan.

  6. Dulu memang saya telah mendengar kabar angin seputar ‘kekejian’ para pemimpin bangsa ini dan sekarang saya tidak bisa mengatakan sesuatu kata pun kecuali ‘kecewa!’ Jelas sudah faktor penyebab kesengsaraan bangsa Indonesia. Bahwa ternyata kita telah telah salah memilih pemimpin Bangsa.

    Titik penyebab kesengsaraan Bangsa Indonesia sebenarnya terletak pada SDM Indonesia. Dan dalam hal ini, SDM pemimpin Bangsa Indonesia,GD sungguh2 TERLALU…BURUK!!! Saya merupakan bagian dari orang2 yang tidak setuju dengan kehadiran GD di dunia politik Indonesia. Karena, sepengetahuan saya dari berbagai dokumentasi ‘kebobrokan akhlak GD, Ia tidak layak berada di tengah2 masyarakat Indonesia.

    GD telah banyak menyelewengkan masalah akidah Islam. Bahkan telah sengaja! berani! menghinakan muslim dan Islam. say no to GD!!!

  7. Saya minta maaf jika saya terlalu keras menentang GD. Tapi, ini disebabkan karena GD sudah membuat hati saya teriris. Kemunafikan GD adalah faktor penyebab rasa sakit hati saya. Seolah-olah GD tak menyadari bahwa dia akan mati juga seperti layaknya manusia biasa. Lebih baik GD menyadari secara dalam tentang ucapan2 kemunafikan yang telah dipidatokan di berbagai penjuru Indonesia ini.

    Wahai GD, Anda dan saya juga pasti mati. Jadi kenapa Anda terlalu menyianyakan sisa2 umur untuk sekedar ‘membulak-balikan kebenaran? Mari kita sama2 tobat….dan jangan katakan “nanti juga bakal tobat”!!!!

  8. saya sudah berjuang dan mencoba untuk berjuang demi hidup karena prinsip saya kita akan tetap terus berjuang bila kita ingin hidup ,namun saya sudah jenuh dan bosan melihat, mendengar,Orang orang PDI perjuangan Sombong sombong di Level kabupaten ,.terutama daerahku Bung BLORA. yang namanya orang kalau belum jadi orang yaaaa….pengin di anggap orang ehhh giliran sudah jadi orang lupa akan janji dan orang orang yang menjadikan dia orang.terus bagaimana mau membawa PDI Perjuangan Menang kalau orang orangnya aja mengabaikan Perjuangan.( janngan mentang mentang bapak Gua ketua Ranting Lu pengin Jadi caleg juga hhaaaaaaa )

  9. MERDEKA!!!! jujur saya katakan saya adalah simpatisan pdip sejak saya sudah ikut memelih dari saya masih remaja sampai sekarang udah umar 40 an tetap setia sama partai berlambang kepala banteng moncong putih. Saya sangat berminat mencalonkan diri menjadi anggota DPR dari partai PDIP dan saya sudah menjadi angggota sejak regestrasi ulang pada tahun kemarin . Pendidikan akhir saya sarjana dan bekerja di perusahaan swasta. Informasi yang saya dengar sangat sulit untuk menjadi caleg jika tidak aktif di partai secara fulltime kecuali kita “publik figur atau kemampuan finansialnya lebih” apakah ini benar? jika memang” benar” faktor tersbut diatas saya mohon supaya janganlah jadi ketetapan mutlak.( semoga informasi yg saya dengar salah yaaaa.) Demi kemajuan partai ke depan , pengurus partai harus lebih fair dan terbuka.. so pasti yaa. Untuk itu saya mohon infonya gimanasih presedur yang sebenarnya untuk caleg DPR dari PDIP sekian. MERDEKA!!!!! tolonh dibalas tanggapannya.

  10. Terimakasih atas semua komentarnya.

    Untuk Wibigud:
    Sebenarnya prosedur pemilihan caleg disetiap partai berbeda-beda, tetapi kebanyakan partai menganut sistem: (urut)

    1. Basis Massa
    2. Karier Politik / Militer / Pejabat Sipil Negara
    3. Uang / dana politik
    4. Intelektualitas & kualifikasi kualitatif

    Un tuk PDI-P sendiri, sejauh yang saya tahu permasalahan registrasi banyak terjadi ditingkat DPC dan DPP II. Dan PDI tingkat pusat terkenal paling banyak menganut sistem money-politics. Terkecuali anda mempunyai silsilah keluarga dalam politik PDI-P.

    Saran saya bila anda ingin menjadi caleg, sebelum ketingkat pusat (DPR) lebih baik anda mencoba ketingkat daerah dahulu. (DPRD).

    Sebagai tambahan, artikel terbaru tentang biaya politik dapat dibaca disini:
    https://phoenixblood.wordpress.com/2008/01/26/mahalnya-kursi-senayan/

    Salam&Terima Kasih.

  11. kalau para pejabat itu mampu memegang kekuasaannya dengan sebenar-benarnya saya yakin pasti indonesia tidak miskin seperti ini,namun sayang semua itu hanya sebuah janji di bibir saja,ingatlah azab Allah pedih,jadi orang itu mbok yo yang lurus-lurus aja belum mati kok sudah jadi setan. bagaimana bisa seorang pemegang kekuasaan,penyalur aspirasi aspirasi menganak tirikan rakyatnya sendiri.

  12. duh..kondisi PDIP sumut makin kacau aja, khusunya medan, kok ketua DPC-nya dan pengurusnya ga ada program yang jelas dalam pesiapan pemilu

  13. merdeka
    Kalo bisa jangan ada pangkalan minyak tanah lagi
    kayak dulu lagi ,…..
    setiap kedai bisa dapatkan satu drum minyak tanah dan bisa dijual untuk masyarakat sekitarnya
    sekarang udah satu mobil tangki di berikan eh…. satu jam minyak itu udah raib entah kemana ????????????
    seringkali itu yang membuat masyarakat kebingungan

    mohon mas ya
    dikaji ulang lagi
    sistem yang begituan ya
    merdeka

  14. MENGGUGAT PUTUSAN SESAT HAKIM BEJAT

    Putusan PN. Jkt. Pst No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan Klausula Baku yang digunakan Pelaku

    Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.
    Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku untuk

    menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku

    Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap di Polda Jateng.
    Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak ‘bodoh’, lalu seenaknya membodohi
    dan menyesatkan masyarakat, sambil berlindung di bawah ‘dokumen dan rahasia negara’.
    Statemen “Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap” (KAI) dan “Ratusan rekening liar

    terbanyak dimiliki oknum-oknum MA” (KPK); adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini

    sudah terlampau sesat dan bejat. Dan nekatnya hakim bejat ini menyesatkan masyarakat konsumen

    Indonesia ini tentu berdasarkan asumsi bahwa masyarakat akan “trimo” terhadap putusan tersebut.
    Keadaan ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Masyarakat konsumen yang sangat dirugikan
    mestinya berhak mengajukan “Perlawanan Pihak Ketiga” dan menelanjangi kebusukan peradilan ini.
    Siapa yang akan mulai??

    David
    HP. (0274)9345675

  15. Surat Untuk mbak Mega, Assalamu’alaikum Wr Wb, mabak mega yang baik, dulu kami kagum, dengan pak karno dan keluarga, termasuk mbak mega, tapi setelah, berkiprah dipolitik, kelihatan watak asli Mbak Megawati, Egois, Arogan, Angkuh, Otoriter, maka dari itu bertobatlah, ajaklah kroni, teman, keluarga bertobat,
    1) Egois, sudah tahu gak pinter kok inginnya jadi presiden, gak ingat umur sudah tua
    2) arogan, murdaya, bukan lah tokoh besar, mestinya dibesarkan hatinya, lihat kenapa gak dukung mega, karena memang gak pantes didukung
    3) kalau Pak Karno orang jawa, adat ketimuran , etika sopan santun masih dipake, tapi penerusnya, tak ubahnya seperti penjahat semua, kalau sdh tak ada duitnya lari, (Permadi si kutu loncat)
    4) Ingatkan Mbak Mega?, waktu deklarasi, Capres, di bantargebang, konotasinya orang kecil, tapi pake perhiasan seperti toko berjalan, sudah gemuk, gelang dan kalung emasnya ditonjolkan.
    tapi kami masih punya harapan, mbak mega mengajak kroninya, anggotanya, untk bertobat, hidup dengan realistis, tidak mengada-ada, dari pada dana untuk demonstrasi, per kepala 50 ribu, mendingan disumbangkan, untuk negara, rakyat miskin, dlll, banyak anggota anda banteng moncong putih, hidup dibawah garis miskin, anda hanya gembar-gembor, demo, mencemooh, bermewah mewah, amant pak karno, telah dilanggar oleh anaknya sendiri


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kalender

    • Desember 2016
      S S R K J S M
      « Agu    
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031  
  • Cari